UNS Kampus Inklusif Bekali 32 Mahasiswa untuk Terjun ke Sekolah Inklusi melalui Program MAPING-AKSI 2024

Surakarta, 28 Juli 2024 — Sebagai upaya memperkuat implementasi pendidikan inklusif di lingkungan sekolah, Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama dengan UPTD PLDPI Kota Surakarta menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Program Magang Mahasiswa Pendamping Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi (MAPING-AKSI). Kegiatan ini berlangsung pada 24–28 Juli 2024, dan diikuti oleh 32 mahasiswa dari berbagai prodi yang akan diterjunkan ke 16 sekolah inklusi di wilayah Kota Surakarta.

Pembekalan ini menjadi tahap awal sebelum para mahasiswa melaksanakan kegiatan lapangan selama satu bulan penuh pada Agustus 2024. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dibekali pemahaman dan keterampilan dasar mengenai pelaksanaan pemetaan kebutuhan layanan pendidikan inklusif, strategi pendampingan peserta didik berkebutuhan khusus, serta adaptasi sarana dan lingkungan belajar yang ramah bagi semua.

Narasumber dalam pembekalan ini berasal dari dosen Universitas Sebelas Maret (UNS) dan UPTD Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusif (PLDPI) Kota Surakarta. Mereka memberikan materi terkait kebijakan pendidikan inklusif, teknik observasi lapangan, komunikasi efektif dengan guru pendamping khusus (GPK), hingga etika interaksi dengan siswa berkebutuhan khusus.

Kegiatan MAPING AKSI 2024 ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara teori yang diperoleh di perkuliahan dengan praktik nyata di lapangan. Mahasiswa peserta akan berperan aktif dalam melakukan pemetaan kebutuhan layanan inklusif di sekolah, termasuk identifikasi hambatan belajar, asesmen lingkungan fisik, dan rekomendasi pengembangan sistem dukungan belajar di sekolah inklusi.

Prof. Dr. Munawir Yusuf, M.Psi selaku ketua pelaksana menyampaikan bahwa pelaksanaan program ini bukan hanya bentuk kontribusi akademik, tetapi juga komitmen nyata UNS dalam memperkuat jejaring kemitraan dengan pemerintah daerah dan satuan pendidikan untuk mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar langsung dari konteks nyata di sekolah inklusi. Kami berharap mereka tidak hanya memahami konsep inklusivitas, tetapi juga mampu berkontribusi dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah bagi semua,” ujarnya.

Kegiatan pembekalan ini juga menjadi wujud dukungan terhadap Agenda Pembangunan Berkelanjutan (SDG 4), yakni menjamin pendidikan yang inklusif, adil, dan berkualitas bagi semua.

Jalan Ir. Sutami 36 Kentingan, Jebres, Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia, 57126. | Phone: +62 815-4843-1270 | Email: psdlppmuns@unit.uns.ac.id

© 2024 PSD LPPM UNS