Surakarta, 19 September 2025 – Pusat Studi Difabilitas (PSD) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan dari Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) dalam rangka Studi Tiru dan Benchmarking Layanan Disabilitas pada Jumat, 19 September 2025.
Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari lebih dalam praktik terbaik (best practices) yang telah dikembangkan PSD LPPM UNS dalam menyediakan layanan pendukung bagi mahasiswa disabilitas, termasuk aspek tata kelola, mekanisme pendampingan, penyediaan aksesibilitas, serta inovasi teknologi pendukung pembelajaran inklusif.
Dalam sesi diskusi, tim UMMI menunjukkan ketertarikan pada model layanan komprehensif yang diterapkan UNS, mulai dari asesmen kebutuhan mahasiswa, penyediaan juru bahasa isyarat, pendampingan akademik, hingga pengembangan aplikasi dan perangkat aksesibel. PSD LPPM UNS juga memaparkan berbagai program unggulan seperti Forum Relawan Mahasiswa Disabilitas (FORDIS UNS), Inclusion Metric, serta inisiatif kampanye inklusi bersama BEM UNS.
Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat jejaring antarperguruan tinggi dalam upaya mewujudkan pendidikan tinggi yang inklusif dan setara. PSD LPPM UNS terbuka untuk terus berkolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan untuk memperluas praktik baik layanan disabilitas di Indonesia.

