Surakarta, 3 September 2025 – Tim Paduan Isyarat Pusat Studi Difabilitas (PSD) LPPM Universitas Sebelas Maret kembali menghadirkan penampilan istimewa pada acara UNS Cultural Night 2025 yang diselenggarakan di Auditorium UNS. Penampilan ini menjadi wujud nyata komitmen UNS dalam mengarusutamakan nilai inklusivitas dalam setiap kegiatan universitas.
Pada malam budaya tersebut, Tim Paduan Isyarat PSD LPPM UNS membawakan lagu “Tanpa Cinta” karya Yovie & Nuno dalam format paduan isyarat, berkolaborasi dengan mahasiswa internasional sebagai vokalis utama. Kolaborasi lintas budaya dan kapasitas ini menjadikan penampilan semakin kuat, penuh makna, dan mengedepankan pesan bahwa musik dapat dinikmati dan diekspresikan oleh semua orang, tanpa batas.
Penampilan ini disaksikan langsung oleh Rektor UNS beserta jajaran pimpinan universitas, pimpinan fakultas, serta ratusan mahasiswa, termasuk mahasiswa internasional yang hadir dari berbagai negara. Kehadiran tim paduan isyarat di panggung utama UNS Cultural Night menunjukkan bahwa UNS tidak hanya merayakan keragaman budaya, tetapi juga merayakan keberagaman kemampuan.
Tim paduan isyarat PSD LPPM UNS terdiri dari para relawan FORDIS UNS dan dipandu oleh guru Tuli. Melalui penampilan ini, PSD LPPM UNS terus mendorong kesadaran publik bahwa aksesibilitas dan inklusivitas merupakan bagian penting dari ekosistem pendidikan tinggi.
UNS Cultural Night 2025 pun menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa seni dapat menjadi medium penyatu yang merangkul semua identitas, baik budaya maupun kemampuan.

