PSD UNS dan World Bank Kolaborasi Perkuat Peran ULD Perguruan Tinggi untuk Percepatan Inklusivitas Pendidikan

Surakarta, 5 Juni 2024 — Pusat Studi Disabilitas Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PSD LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS) menjadi tuan rumah kegiatan Temu Konsorsium Unit Layanan Disabilitas Perguruan Tinggi (ULD-PT) dengan World Bank, yang mengusung tema “Percepatan Implementasi Inklusivitas dalam Pendidikan melalui Peran Unit Layanan Disabilitas Perguruan Tinggi (ULD-PT) di Indonesia Tahun 2024–2028.”

Kegiatan yang diselenggarakan pada 5 Juni 2024 di Universitas Sebelas Maret, Surakarta, ini dihadiri oleh perwakilan dari tujuh perguruan tinggi: Universitas Negeri Surakarta (UNS), Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Lambung Mangkurat (ULAM), dan Universitas Negeri Makassar (UNM).
Turut hadir Shinsaku Nomura selaku perwakilan dari World Bank, yang menegaskan pentingnya kolaborasi lintas institusi dalam mempercepat inklusivitas pendidikan di Indonesia.

Ketua PSD LPPM UNS dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antar perguruan tinggi untuk menciptakan sistem pendidikan tinggi yang ramah disabilitas. “Inklusivitas bukan sekadar program, melainkan komitmen moral dan akademik untuk memastikan setiap individu, termasuk penyandang disabilitas, memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang di perguruan tinggi,” ujarnya.

Melalui forum konsorsium ini, perguruan tinggi berkomitmen untuk membangun jejaring kolaboratif dan strategi bersama dalam mempercepat implementasi pendidikan inklusif di Indonesia. Konsorsium diharapkan menjadi pusat berbagi praktik baik, riset kolaboratif, serta pengembangan kebijakan dan program yang mendukung terciptanya lingkungan kampus yang aksesibel dan inklusif bagi semua.

World Bank melalui Shinsaku Nomura memberikan apresiasi terhadap inisiatif yang digagas UNS ini. Latar belakang pembentukan konsorsium ini didasari oleh kebutuhan mendesak untuk mempercepat implementasi inklusivitas pendidikan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas serta Permendikbudristek Nomor 48 Tahun 2023 tentang Akomodasi yang Layak bagi Peserta Didik Penyandang Disabilitas.
Mewujudkan perguruan tinggi inklusif-ramah disabilitas menuntut perubahan paradigma, komitmen kelembagaan, serta kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan.

Sebagai pemrakarsa utama, UNS menegaskan komitmennya untuk menjadi penggerak utama dalam memperkuat jejaring Unit Layanan Disabilitas di Indonesia. Melalui kolaborasi dengan World Bank dan berbagai perguruan tinggi, upaya ini diharapkan mampu mempercepat transformasi menuju pendidikan tinggi yang inklusif, setara, dan berkeadilan bagi semua menuju Indonesia Emas 2045.

Jalan Ir. Sutami 36 Kentingan, Jebres, Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia, 57126. | Phone: +62 815-4843-1270 | Email: psdlppmuns@unit.uns.ac.id

© 2024 PSD LPPM UNS