Surakarta, 21 November 2025 — Pusat Studi Difabilitas (PSD) LPPM Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan dari Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor dalam rangka Studi Tiru dan Benchmarking Layanan Disabilitas. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UIKA untuk memperkuat pengembangan layanan kampus inklusif dan menggali praktik terbaik dalam penanganan dan pendampingan mahasiswa disabilitas di lingkungan perguruan tinggi.
Kunjungan UIKA disambut langsung oleh Ketua PSD LPPM UNS, Prof. Dra. Y. Anni Aryani, M.Prof.Acc., Ph.D., Ak., CA, beserta tim PSD. Dalam sesi presentasi, PSD LPPM UNS memaparkan kebijakan, program, dan inovasi layanan yang telah dikembangkan, termasuk sistem asesmen kebutuhan disabilitas, mekanisme pendampingan akademik, pelatihan kompetensi inklusif bagi dosen dan tenaga kependidikan, serta penyediaan aksesibilitas ruang belajar dan teknologi pendukung.
Dalam forum diskusi, rombongan Universitas Ibn Khaldun mengungkapkan ketertarikan terhadap model integrasi kebijakan inklusi di UNS yang melibatkan sinergi fakultas, unit layanan mahasiswa, hingga level pengambil kebijakan universitas. UIKA menilai pendekatan PSD LPPM UNS sebagai contoh konkret dalam membangun ekosistem kampus yang responsif terhadap keberagaman kebutuhan mahasiswa.
Beberapa topik utama yang menjadi perhatian UIKA, antara lain:
-
standar asesmen kebutuhan mahasiswa disabilitas,
-
SOP layanan akademik dan non-akademik,
-
pelatihan komunikasi inklusif,
-
serta dukungan teknologi asistif untuk pembelajaran.
Diskusi kunjungan menghasilkan peluang kerja sama lanjutan, seperti penyelenggaraan workshop layanan inklusif, pengembangan riset kolaboratif, serta pendampingan implementasi layanan disabilitas di lingkungan UIKA.
Ketua PSD LPPM UNS, Prof. Anni Aryani, menyampaikan bahwa kolaborasi antarkampus sangat penting untuk memperluas dampak praktik baik inklusivitas.
“Kami mengapresiasi komitmen Universitas Ibn Khaldun dalam memperkuat layanan disabilitas. Semoga sinergi ini terus berlanjut sehingga semakin banyak perguruan tinggi yang mampu memberikan ruang belajar yang adil dan ramah bagi semua mahasiswa,” ujarnya.
Kunjungan ditutup dengan pertukaran cenderamata dan foto bersama, serta penyusunan rencana tindak lanjut terkait penguatan jejaring layanan disabilitas nasional.
PSD LPPM UNS berkomitmen menjadi pusat rujukan dan mitra kolaboratif dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang inklusif, adaptif, dan berkeadilan bagi penyandang disabilitas.

