Surakarta, 7 Agustus 2025 – Pusat Studi Difabilitas (PSD) LPPM Universitas Sebelas Maret kembali memperkuat komitmen menuju kampus inklusif dengan menjadi narasumber dalam kegiatan Pembekalan Materi Pengetahuan Disabilitas dan Bahasa Isyarat bagi Kelas Pendamping PKKMB FISIP UNS 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 7 Agustus 2025 di ruang kelas FISIP UNS.
Keterlibatan PSD LPPM UNS bertujuan membekali para pendamping PKKMB dengan pemahaman dasar mengenai ragam disabilitas, etika berinteraksi, serta penggunaan bahasa isyarat sebagai salah satu bentuk aksesibilitas komunikasi bagi mahasiswa Tuli.
Pada sesi pertama, Berliana Dian Permatasari, S.Pd., M.Pd. menyampaikan materi mengenai pengetahuan penyandang disabilitas , mencakup konsep dasar disabilitas, prinsip inklusi, hambatan lingkungan, hingga peran pendamping dalam menciptakan lingkungan yang aman, setara, dan nondiskriminatif bagi mahasiswa baru penyandang disabilitas.
Sesi kedua diisi oleh Muhammad Efendy Dela Costa, yang memberikan pengenalan bahasa isyarat serta teknik komunikasi dasar untuk berinteraksi dengan mahasiswa Tuli. Peserta memperoleh pengalaman praktik langsung berupa pengenalan alfabet jari dan pemahaman dasar yang relevan dalam aktivitas PKKMB.
Melalui kegiatan ini, FISIP UNS berharap seluruh pendamping PKKMB siap memberikan dukungan penuh bagi mahasiswa baru, khususnya yang memiliki kebutuhan khusus, agar dapat mengikuti rangkaian PKKMB secara aman, ramah, dan inklusif.
PSD LPPM UNS menyambut baik kolaborasi ini dan berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis fakultas dalam menghadirkan lingkungan kampus yang berkeadilan dan menghormati keberagaman.


