Surakarta, 18 Desember 2025 – Universitas Sebelas Maret (UNS) melalui Pusat Studi Difabilitas (PSD) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Penyerahan Laptop Program Beasiswa Pendidikan Bayan Peduli Difabilitas Tahun Akademik 2025/2026–2028/2029. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (18/12) bertempat di Ruang Seminar Nurul Huda UNS.
Program Beasiswa Pendidikan Bayan Peduli Difabilitas ini diberikan kepada 20 mahasiswa disabilitas UNS yang berasal dari berbagai fakultas. Beasiswa tersebut merupakan bentuk komitmen bersama antara UNS dan PT Bayan Resources Tbk dalam mendukung akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkelanjutan bagi mahasiswa disabilitas. Selain dukungan pembiayaan pendidikan, para penerima beasiswa juga memperoleh bantuan laptop sebagai sarana penunjang proses perkuliahan dan pengembangan akademik selama masa studi.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor III UNS, Direktur Kemahasiswaan UNS, Ketua PSD LPPM UNS, serta perwakilan PT Bayan Resources Tbk. Kehadiran para pimpinan universitas dan mitra industri tersebut menegaskan sinergi lintas sektor dalam memperkuat ekosistem pendidikan inklusif di lingkungan UNS.
Melalui penandatanganan PKS ini, UNS dan PT Bayan Resources Tbk menegaskan keberlanjutan kerja sama dalam program Bayan Peduli Difabilitas hingga Tahun Akademik 2028/2029. PSD LPPM UNS berperan strategis dalam pendampingan mahasiswa disabilitas penerima beasiswa, sekaligus memastikan program berjalan selaras dengan prinsip kesetaraan, aksesibilitas, dan pemberdayaan.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan dukungan material, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam membuka kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa disabilitas UNS untuk berkembang, berprestasi, dan menyelesaikan studi dengan optimal dalam lingkungan kampus yang inklusif dan ramah difabel.

