PSD LPPM UNS dan UPTD PLDPI Surakarta Perkuat Kolaborasi melalui Program Magang Mahasiswa Pendamping Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi (Maping-Aksi)

Surakarta, 20 Juni 2024 — Pusat Studi Disabilitas (PSD) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sebelas Maret (LPPM UNS) melakukan kunjungan ke UPTD Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusif (PLDPI) Kota Surakarta pada Kamis, 20 Juni 2024, bertempat di Aula PLDPI Kota Surakarta.

Kunjungan ini bertujuan untuk membahas pelaksanaan Program Magang Mahasiswa Pendamping Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi (Maping-Aksi), sebuah inisiatif kolaboratif antara PSD LPPM UNS dan UPTD PLDPI Kota Surakarta. Program ini dirancang sebagai bentuk implementasi nyata dari komitmen kedua lembaga dalam mendukung pendidikan inklusif di tingkat sekolah dasar.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir tim PSD LPPM UNS, pimpinan dan staf UPTD PLDPI Kota Surakarta, serta para kepala sekolah dari Sekolah Dasar Inklusi di Kota Surakarta yang nantinya akan menjadi lokasi magang mahasiswa. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh antusias dan kolaboratif, membahas teknis pelaksanaan magang yang direncanakan berlangsung selama satu bulan penuh.

Ketua PSD LPPM UNS, Prof. Dr. Munawir Yusuf, M.Psi dalam sambutannya menyampaikan bahwa program Maping-Aksi merupakan wujud nyata peran perguruan tinggi dalam mendukung praktik pendidikan inklusif di sekolah.
“Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar secara teoretis, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung mendampingi anak berkebutuhan khusus di sekolah. Ini menjadi langkah strategis untuk menyiapkan calon pendidik yang kompeten dan berperspektif inklusif,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPTD PLDPI Kota Surakarta, Siwi Purno, S.Pd menyambut baik kerja sama ini dan berharap kegiatan Maping-Aksi dapat menjadi model praktik baik bagi daerah lain.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif PSD LPPM UNS. Program ini tidak hanya memperkuat jejaring antara kampus dan pemerintah daerah, tetapi juga membantu sekolah inklusi dalam meningkatkan layanan bagi anak-anak berkebutuhan khusus,” tuturnya.

Dalam sesi diskusi, para kepala sekolah inklusi menyampaikan kebutuhan dan kesiapan sekolah masing-masing dalam menerima mahasiswa magang. Mereka juga memberikan masukan terkait pola pendampingan, pembagian tugas, serta evaluasi kegiatan yang akan diterapkan selama program berlangsung.

Program Maping-Aksi direncanakan berjalan selama satu bulan penuh dan akan melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi di UNS yang memiliki minat dan kepedulian terhadap pendidikan inklusif. Selain menjadi ajang pembelajaran praktis, program ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia akademik dan praktik lapangan dalam mewujudkan pendidikan inklusif di Kota Surakarta.

Melalui kerja sama ini, PSD LPPM UNS dan UPTD PLDPI Kota Surakarta menegaskan komitmen bersama untuk terus memperluas dampak inklusivitas pendidikan di masyarakat, sekaligus mendukung visi UNS sebagai kampus yang inklusif dan berdaya guna bagi semua.

Jalan Ir. Sutami 36 Kentingan, Jebres, Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia, 57126. | Phone: +62 815-4843-1270 | Email: psdlppmuns@unit.uns.ac.id

© 2024 PSD LPPM UNS