PSD LPPM UNS dan Pusbisindo Jateng Hadirkan Pameran Inklusif dan Kelas Bahasa Isyarat di Seminar Internasional UNS

Surakarta, 21 Mei 2024 — Pusat Studi Disabilitas (PSD) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret berkolaborasi dengan Pusat Bahasa Isyarat Indonesia (Pusbisindo) Cabang Jawa Tengah dalam menyelenggarakan Pameran Inklusif pada kegiatan Seminar Internasional bertajuk “Transformasi Pendidikan Tinggi Inklusif Menuju Visi Indonesia Emas 2045” . Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-48 Universitas Sebelas Maret yang berlangsung di Fakultas Teknik UNS.

Pameran ini menampilkan beragam karya inovatif hasil penelitian dan pengabdian PSD LPPM UNS, seperti buku-buku bertema disabilitas dan pendidikan inklusif, produk teknologi asistif, serta aplikasi digital yang mendukung inklusivitas dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Pameran ini menjadi ajang untuk memperkenalkan hasil karya penelitian UNS yang berorientasi pada pemberdayaan dan kesetaraan akses bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya penyandang disabilitas.

Tak hanya menampilkan karya, PSD LPPM UNS juga menggandeng Pusbisindo Jawa Tengah untuk menghadirkan pengalaman belajar interaktif melalui kelas bahasa isyarat gratis di area stan pameran. Dalam kegiatan ini, Muhammad Efendi Dela Costa dan Dwi Fahmi Koes Wijaya, keduanya merupakan Guru Tuli dari Pusbisindo Jawa Tengah, menjadi fasilitator yang secara langsung mengajarkan dasar-dasar bahasa khas kepada para pengunjung.

Kolaborasi ini menjadi magnet tersendiri bagi para peserta seminar. Banyak pengunjung dari berbagai kalangan—terdiri atas mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan peserta seminar internasional lainnya—yang antusias mengikuti kelas bahasa inovatif serta melihat langsung karya-karya inovatif yang dipamerkan. Suasana stan PSD LPPM UNS dipenuhi semangat belajar dan interaksi yang hangat antara pengunjung dan fasilitator.

Ketua PSD LPPM UNS, Prof. Munawir Yusuf, M.Psi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen UNS dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi seluruh sivitas akademika terhadap pentingnya inklusivitas. “Pameran ini tidak hanya menampilkan hasil penelitian, tetapi juga menjadi ruang belajar bersama tentang makna komunikasi tanpa batas. Kami ingin seluruh pengunjung merasakan bahwa inklusivitas adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Pusbisindo Jawa Tengah menyampaikan apresiasinya atas sinergi yang terjalin dengan UNS. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan bahasa isyarat sebagai bahasa yang hidup dan bisa dipelajari oleh siapa pun. Semoga semakin banyak civitas akademika UNS yang memahami dan menghargai keberagaman bahasa,” tutur salah satu Guru Tuli Pusbisindo, Dwi Fahmi Koes Wijaya.

Melalui kegiatan ini, UNS kembali menegaskan posisinya sebagai kampus inklusif yang terus bertransformasi menuju Visi Indonesia Emas 2045, dengan mengintegrasikan penelitian, pendidikan, dan pengabdian masyarakat berbasis nilai-nilai keberagaman dan kesetaraan.

Jalan Ir. Sutami 36 Kentingan, Jebres, Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia, 57126. | Phone: +62 815-4843-1270 | Email: psdlppmuns@unit.uns.ac.id

© 2024 PSD LPPM UNS