Surakarta, 12 September 2025 – Pusat Studi Difabilitas (PSD) LPPM Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNS sukses menyelenggarakan Seminar Sensitivitas Disabilitas dengan tema “Tumbuh Bersama Tanpa Batas: Menumbuhkan Budaya Kampus Ramah Disabilitas.” Kegiatan berlangsung di Aula FISIP UNS dan terbuka untuk umum, menarik peserta dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta masyarakat luas.
Seminar ini menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu:
-
Prof. Dra. Y. Anni Aryani, M.Prof.Acc., Ph.D., Ak., CA. – Ketua PSD LPPM UNS
-
Dr. Joko Yuwono, M.Pd. – Pakar pendidikan inklusif
-
Arsy Anggrellanggi, M.Pd. – Pakar pendidikan bagi Tuli
Ketiga narasumber membahas pentingnya sensitivitas disabilitas dalam membangun budaya kampus yang inklusif, aksesibel, dan berkeadilan. Materi yang disampaikan mencakup mulai dari konsep dasar disabilitas, strategi penguatan tata kelola kampus inklusif, hingga praktik-praktik baik pendukung kesetaraan akses bagi mahasiswa disabilitas.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama PSD LPPM UNS dan BEM UNS untuk memperluas pemahaman sivitas akademika tentang inklusi, serta mendorong terbentuknya lingkungan kampus yang lebih ramah, responsif, dan bebas hambatan bagi seluruh mahasiswa tanpa terkecuali.
Melalui penyelenggaraan seminar ini, UNS berharap semakin banyak mahasiswa dan tenaga kependidikan yang memiliki empati, kesiapan, dan kompetensi dalam berinteraksi serta mendukung mahasiswa penyandang disabilitas, sejalan dengan visi UNS sebagai kampus inklusif tingkat nasional.

