Surakarta, 30 September 2025 – Pusat Studi Difabilitas (PSD) LPPM Universitas Sebelas Maret (UNS) menerima kunjungan resmi dari Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta pada Selasa, 30 September 2025. Kunjungan ini diselenggarakan dalam rangka studi tiru dan benchmarking layanan disabilitas sebagai upaya memperkuat komitmen perguruan tinggi terhadap aksesibilitas dan pelayanan inklusif bagi mahasiswa penyandang disabilitas.
Rombongan UTP Surakarta yang terdiri dari pimpinan universitas, tim penjaminan mutu, serta perwakilan unit layanan mahasiswa disambut langsung oleh Ketua PSD LPPM UNS beserta tim peneliti dan pengelola layanan. Kegiatan diawali dengan pemaparan profil PSD LPPM UNS, sejarah pengembangan layanan disabilitas di UNS, serta capaian program yang selama ini telah dikembangkan, termasuk pelatihan bahasa isyarat, pendampingan akademik, asesmen kebutuhan mahasiswa, hingga inovasi digital melalui platform SMART Disabilitas.
Dalam sesi diskusi, UTP Surakarta menyampaikan ketertarikan mendalam terhadap praktik baik yang telah dilakukan UNS dalam membangun ekosistem kampus inklusif, mulai dari kebijakan, tata kelola layanan, hingga sinergi antar-unit. Pihak UTP berharap kunjungan ini dapat menjadi langkah awal dalam merancang pusat layanan disabilitas yang lebih terstruktur, responsif, dan sesuai kebutuhan mahasiswa di lingkungan UTP.
Selain diskusi dan paparan, peserta juga berkesempatan meninjau langsung beberapa fasilitas pendukung inklusi di UNS, seperti ruang layanan disabilitas, studio bahasa isyarat, serta sarana-prasarana kampus yang telah menerapkan prinsip aksesibilitas.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata dan foto bersama sebagai simbolisasi komitmen bersama untuk memperkuat implementasi pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan. PSD LPPM UNS berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut, baik dalam bentuk pendampingan, riset, maupun pengembangan program bersama demi kemajuan layanan disabilitas di perguruan tinggi Indonesia.

