Surakarta, 17 Agustus 2025 – Sebanyak 30 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) yang tergabung dalam Tim Paduan Isyarat Indonesia Raya melaksanakan gladi resik untuk persiapan tampil pada Pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UNS 2025. Gladi resik berlangsung pada Minggu, 17 Agustus 2025 di Auditorium UNS, sebagai tahap akhir sebelum pertunjukan resmi di hadapan ribuan mahasiswa baru.
Tim ini merupakan bagian dari program inklusivitas yang digagas oleh Pusat Studi Difabilitas (PSD) LPPM UNS, dengan tujuan menghadirkan interpretasi Lagu Indonesia Raya dalam Bahasa Isyarat Tangan untuk seluruh peserta, termasuk mahasiswa Tuli. Dalam gladi resik, para siswa memantapkan formasi, ketepatan gerak, ekspresi, hingga sinkronisasi interpretasi agar selaras dengan musik dan tata acara pembukaan PKKMB.
Kegiatan gladi resik berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Selain memeriksa teknis panggung dan pencahayaan, tim juga melakukan adaptasi dengan suasana Auditorium UNS yang menjadi lokasi resmi pembukaan PKKMB. Kehadiran interpretasi Bahasa Isyarat pada kegiatan sebesar PKKMB menunjukkan komitmen UNS untuk memperkuat budaya kampus yang inklusif, ramah disabilitas, dan menghargai keberagaman.
Melalui penampilan Tim Paduan Isyarat Indonesia Raya, UNS berharap mahasiswa baru dapat mulai mengenal nilai-nilai inklusivitas sejak hari pertama mereka menjalani kehidupan kampus. Program ini sekaligus menegaskan bahwa akses dan partisipasi setara merupakan fondasi utama yang terus dijaga UNS dalam seluruh kegiatan akademik dan nonakademik.
Tim Paduan Isyarat Indonesia Raya akan tampil pada rangkaian pembukaan PKKMB UNS 2025 sebagai simbol semangat persahabatan dan inklusivitas, membawa pesan bahwa setiap mahasiswa—dengan segala keberagamannya memiliki ruang untuk tumbuh dan berkontribusi di Universitas Sebelas Maret.

