Magelang, 30 Januari 2025 – Pusat Studi Difabilitas (PSD LPPM UNS) bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Magelang menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Kebijakan Pembangunan Inklusif dan Pemetaan Kebutuhan Tenaga Kerja Disabilitas Usia Kerja Kota Magelang , Senin (30/1/2025) di Gedung Wanita Kota Magelang.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pejabat Pemerintah Kota Magelang, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), komunitas penyandang disabilitas, UMKM, hingga dunia usaha. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif dan berkeadilan bagi penyandang disabilitas.
Acara menghadirkan narasumber dari kalangan sejarawan dan pakar pendidikan inklusif UNS, yaitu:
-
Prof. Dr. Sunardi, M.Sc.
-
Prof. Gunarhadi, MA, Ph.D.
-
Prof.Dr.Munawir Yusuf,M.Psi.
-
Dr. Subagya, M.Si.
-
Dr. Joko Yuwono, M.Pd.
Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan pentingnya pembangunan inklusif yang tidak hanya berhenti pada regulasi, tetapi juga menerapkannya secara nyata di berbagai sektor, terutama ketenagakerjaan. Pemetaan kebutuhan tenaga kerja disabilitas menjadi langkah strategis agar kebijakan pemerintah daerah dapat berbasis data dan sesuai kebutuhan riil masyarakat.
Kepala Disnaker Kota Magelang menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan komunitas penyandang disabilitas dalam membuka kesempatan kerja yang lebih luas, aman, dan layak bagi penyandang disabilitas usia kerja.
Melalui kegiatan ini, PSD LPPM UNS dan Disnaker Kota Magelang berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya lingkungan ketenagakerjaan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Kota Magelang yang ramah bagi semua ( kota inklusif untuk semua ).

